04 Desember 2008

DIY Maintenance Hardware: 3Com SuperStack II 4200 series

Uugggh,... agak extreme memang tapi menurut saya biasa- biasa aja, kejadiannya memang sering dialami, mungkin kejadian ini sama aja kayak kejadian yang terjadi sama hardware- hardware elektronik lainnya, apa lagi yang jenis digital kayak yang satu ini, sedikit aja kotor sistem sering kali keganggu. Masalah yang sering timbul akibat kotor ini biasanya si barang sering restart, hang, macet atau bahkan konslet.
Berikut ini sebuah contoh tips sederhana (yang contohnya rada extreme) untuk me-maintenance sebuah barang elektronik digital. Dalam tulisan ini saya ngambil contoh barang yang kebetulan sedang saya maintenance dan kebetulan juga ada henpon kamera punya temen (karena gw nggak punya hp berkamera).

Ok, kita liat barangnya (3Com SuperStackII 4200 series) doh, kalo ketauan vendor marah nggak ya vendor nya???

Nah ini dia barangnya, sekarang kita bongkar yuk!!! Tp sebelumnya,

PERHATIAN: Merusak segel berarti anda memutuskan untuk menghancurkan garansi pabrik!!!, dan Saya tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan kerusakkan yang terjadi akibat percobaan yang anda lakukan!!!

Ngebongkarnya cokup ngebuka dua baut di belakang casing, dan angkat tutupnya (hati- hati agak susah dan plastiknya mudah patah) gunakan obeng minus kalau perlu. Sesudah dibuka gambarnya kayak gini;

Kalo udah dibongkar coba lihat boardnya (bagian processing/digital; board warna hijau, dan board warna kuning; bagian power),

kalau si switch ini sering hang atau restart berulang ulang di board nya suka ada ‘jelaga’ atau ‘kerak’ yang nempel diantara kaki- kaki komponen yang menyebabkan konsleting antar kaki komponen. Contoh kerak yang menempel pada board switch seperti gambar dibawah ini;

Keraknya menempel pada bagian transciever/ soket SFP /soket gigabit.



Kerak inilah yang harus dihilangkan, gunakan cairan pembersih komponen elektronik dan kuas halus, kalo nggak ada bisa pake ‘thiner’ atau cairan pembersih sejenis (harus jenis cairan yang cepat kering dan tidak menimbulkan kikisan atau kerak baru) di maintenance ini saya nggak pake thiner atau cairan pembersih sejenis lainnya, tapi saya pake bensin (jangan ditiru ya!!!). Semprotkan/ basahi kuas dengan cairan pembersih, kuaskan ke bagian yang terdapat kerak (pelan- pelan ya! Nanti komponennya bisa- bisa copot).

Setelah dibersihkan pake cairan pembersih. Jemur board yang udah dibersiin tadi sampe kering atau sebelum dijemur semprot dulu pake udara tekan dari kompresor udara (jangan pake tekanan yang terlalu tinggi nanti komponennya terbang/copot) setelah itu baru dijemur sampai kering.

Setelah kering, sebelum dipasang ke dudukkan semula, periksa kembali sela- sela komponen barangkali masih ada cairan pembersih yang belum kering, terutama dibawah badan IC (Integrated Circuit) yang berkaki banyak.Kalau sudah yakin bersih dan kering pasang kembali board ke dudukkan semula. Tutup kembali cassing, coba masukkan power dan kabel console (jika manageble), nyalakkan switch, perhatikan lampu indikator / console. Untuk dapat mengetahui masih terjadi atau tidaknya kasus semula aktifkan log pada konsol, biarkan menyala (kalau perlu lakukkan hingga beberapa hari atau sampai kamu yakin bahwa switch nya sudah sehat kembali setelah itu baru boleh di deploy kembali.Kira- kira itu yang biasa saya lakukkan kalau maintenance hardware terhadap peralatan digital khususnya networking. Tapi pada prinsipnya perlakuan yang sama bisa dipake untuk peralatan elektronik lain. Seperti biasa itu tergantung kreatifitas dan keberanian masing- masing.

Semoga bermanfaat. Dan jangan lupa di komen

Tengkyu,...

 <span >diambil dari:</span><a href="http://danibilabibah.blogspot.com/"><img src="http://feeds.feedburner.com/Danibilabibah.1.gif" /></a>

WARNING !!!
Silahkan kalau mau kopi-paste, tapi mohon pengertiannya untuk mencantumkan sumbernya. Silahkan kopi artikel beserta kode diatas untuk menyertakan link banner ke blog ini. Terimakasih

0 comments:

Poskan Komentar

~*~ Maaf, Untuk ngejaga supaya tetep aman komentar anda sebelumnya akan di moderasi dulu, so nggak akan langsung muncul, haturnuhun kangge perhatosannana,...